twitter


 
 
 
 
 


Regu Sakura dari gudep 02.060 berpangkalan di MTs Negeri Sungai Apit kembali mengharumkan nama kecamatan Sungai Apit dengan meraih prediket regu berprestasi baik atau meraih prediket terbaik II pada kegiatan Lomba Tingkat Tiga (LT III) yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara Desa Merempan Hilir Kecamatan Mempura Kabupaten Siak. Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 10 Nopember 2016 sampai dengan 13 Nopember 2016. Regu Sakura hanya kalah dari regu penggalang perwakilan Kwarran Tualang, namun berhasil menyisihkan regu penggalang putri dari kwartir ranting lainnya dari seluruh kwartir ranting yang mewakili setiap kecamatan yang berada di Kabupaten Siak.

Regu Sakura yang terdiri dari Yulianita Rahayu (Pinru), Rosliani (Wapinru), Elda Rosihana Safitri, Messi Julina Putri, Maya Haryanti, Nurfadila, Sara Safira, dan Dwi Putri Hidayati ini unggul pada beberapa cabang lomba dengan meraih terbaik I Pidato Bela Negara yang diraih oleh Sara Safira,  terbaik 1 lomba sandi atas nama Dwi Putri Hidayati dan Maya Haryanti, terbaik I untuk cabang lomba mengenal budaya daerah oleh Maya Haryanti, terbaik I cabang lomba flora dan fauna yang diraih oleh Rosliani, terbaik I tenda cepat oleh Messi Julina Putri, Elda Rosiana, Sara Safira, dan Rosliani, terbaik I tanda jejak dan tanda medan oleh Dwi Putri Hidayati, terbaik II MTQ atas nama Rosliani, terbaik III peta panorama atas nama Nurfadila, terbaik III untuk lomba mengenal komputer dan internet oleh Sara Safira, terbaik III kaligrafi yang diraih oleh Elda Rosihana Safitri, terbaik III cabang lomba mengenal penyelenggaraan negara atas nama Yulianita Rahayu, terbaik III lomba melukis oleh Dwi Putri Hidayati, dan terbaik III jalan pramuka.

Ketua gudep 02.059 dan 02.060 pangkalan MTs Negeri Sungai Apit, Abdullah, S.Pd menyatakan rasa syukurnya atas prestasi yang telah diraih dimana ini merupakan hasil latihan keras dan jerih payah adik-adik selama ini. Senada dengan hal tersebut diatas, kepala MTs Negeri Sungi Apit Hermalinda, S.Pd mengucapkan selamat kepada regu Sakura yang kembali mengharumkan nama MTs negeri Sungai Apit dan Kwaran Sungai Apit. Sementara itu Pembina Pendamping regu Sakura Suryani, S.Pd menyatakan bahwa adik-adik sudah berjuang keras dan Alhamdulillah mereka mampu bersaing dengan peserta lainnya. Hal serupa juga dikemukan oleh Tety Susanti, pemimpin kontingen kwarran Sungai Apit dengan mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah SWT atas prestasi yang diraih regu Sakura MTsN Sungai Apit pada LT III ini. Insyaallah akan kita tingkatkan lagi tahun depan, ujarnya.






Momen Sumpah Pemuda dimanfaatkan dengan baik oleh MTs Negeri Sungai Apit untuk saling berbagi dalam ikatan persaudaraan dan kesatuan. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, dimana pada hari ini (Jum’at, 28 Oktober 2016) Kepala MTs Negeri Sungai Apit, Hermalinda, S.Pd didampingi Waka Kesiswaan, Yusrizal, S.Pd.I dan Waka Humas, Agus Salim, S.Ag beserta perwakilan guru dan siswa memberikan bantuan kepada korban bencana kebakaran di desa Sungai Kayu Ara. Sumbangan berupa pakaian bekas dan sejumlah uang tunai sumbangan siswa dan tenaga pendidik dan kependidikan MTs Negeri Sungai Apit tersebut diberikan secara langsung oleh kepala MTs Negeri Sungai Apit kepada Ibuk Yana, korban kebakaran bertempat di salah satu rumah saudara korban kebakaran tersebut. “Alhamdulillah, saya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan dari MTs Negeri Sungai Apit. Semoga apa yang telah dilakukan ini akan mendapat pahala dari Allah SWT” ujar beliau ketika menerima kehadiran pihak MTsNnegeri Sungai Apit.

Kepala MTs Negeri Sungai Apit, Hermalinda, S.Pd menyatakan bahwa kegiatan dan gerakan sosial yang telah dilakukan ini adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Selain itu bisa dijadikan media belajar bagi siswa untuk saling membantu, bekerjasama dan peduli terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Seiring dengan peringatan Sumpah Pemuda yang ke 88 hari ini, pihak Madrasah betul-betul ingin memberikan real learning process kepada siswa. Siswa diharapkan bisa memaknai Sumpah Pemuda sebagai peristiwa penting yang amat menentukan arah perjuangan bangsa saat itu. Para pemuda bahu membahu dan bekerja keras tanpa rasa takut menghadapi kekejaman penjajah. Jika pemuda zaman dahulu mengangkat senjata mencapai kemerdekaan dan kesejahteraan negara, kini tibalah saatnya bagi siswa sebagai remaja dan pemuda penerus bangsa untuk memaknai arti sebuah pengorbanan terhadap masyarakat dan bangsa.

Senada dengan hal tersebut, Waka Humas MTs Negeri Sungai Apit, Agus Salim, S.Ag mengungkapkan rasa syukurnya karena telah bisa ikut membantu meringankan beban salah seorang warga Sungai Kayu Ara yang mengalami bencana kebakaran. Setidak-tidaknya bantuan yang sedikit ini akan menjadi dukungan moral bagi korban kebakaran sehingga diharapkan memiliki ketabahan dan kesabaran menghadapi cobaan dari Allah ini. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh siswa dan rekan-rekan guru MTs Negeri Sungai Apit yang telah dengan suka rela memberikan sumbangan kepada korban kebakaran tersebut. Harapan paling besar dari kegiatan ini adalah kepekaan siswa terhadap lingkungan sosial mereka, peduli terhadap sesama dan hidup dalam ikatan persaudaraan. Insya Allah, semoga semua niat baik ini mendapat rahmat dan karunia dari Allah SWT.