twitter




TIM Adiwiyata Badan Lingkungan Hidup (BLH) propinsi Riau melakukan penilaian dan tinjauan lapangan sekolah Adiwiyata di MTs Negeri Sungai Apit (Selasa, 26 April 2016). Tim Adiwiyata BLH propinsi Riau terdiri dari tim penilai sekolah adiwiyata propinsi Riau yaitu Bapak Chandra Hutasoit dan Bapak Hermanto, didampingi oleh Kabid Pemantauan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Siak Ibuk Irma Suriani, S.Sos,M.Si beserta rombongan. Verifikasi ini dilakukan kepada MTs Negeri Sungai Apit sebagai salah satu calon sekolah Adiwiyata Propinsi. Berbagai penilaian diberikan oleh tim penilai propinsi yang terdiri dari 4 komponen utama dengan 33 item penilaian yang harus dipenuhi dan dijalankan. Chandra Hutasoit mengatakan bahwa masih perlu pembenahan dalam beberapa hal seperti dokumen yang harus benar-benar tersusun rapi, efektif dan inovatif. Meskipun demikian, lingkungan yang asri dan hijau di MTs Negeri Sungai Apit sangat mendukung terwujudnya sekolah adiwiyata. Begitu juga peran komite madrasah, guru, tenaga kependidikan dan siswa serta masyarakat sekitar madrasah yang sudah terjalin dengan begitu baiknya di MTs Negeri Sungai Apit saat ini menjadi nilai positif menuju Sekolah Adiwiyata Pripinsi bahkan nasional.





Guruku pahlawanku. Sungguh luar biasa besar makna yang terkandung dalam kalimat tersebut bagi seorang guru dimana pengakuan atas jasa dan jerih payah sang guru diapresiasikan dengan begitu indah dalam bingkai kata berfigura emas dan begitu mulia. Hal ini menunjukkan besarnya fungsi seorang pendidik dalam tatanan percaturan kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga mereka layak diberikan gelar pahlawan meskipun tanpa pernah mendapatkan tanda jasa.
Sayangnya gelar berharga yang pernah diberikan dan melekat pada diri seorang guru itu sedikit demi sedikit mulai pudar tergerus dahsyatnya terjangan air bah kehidupan dan kemajuan zaman. Guru terkungkung pada suatu paradigma berfikir konvensional bahwa guru adalah pahlawan, padahal banyak nilai-nilai kepahlawanan yang sebelumnya ada dan menjadi jiwa sang guru kini telah hilang dan lenyap entah kemana.