twitter




Siswa MTs Negeri Sungai Apit mengunjungi perusahaan EMP Malacca Strait (Kamis, 23 Maret 2017) dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang pelestarian dan perlindungan lingkungan. Kegiatan kunjungan ini dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan siswa terhadap pelestarian alam dan lingkungan hidup. Sebanyak 15 orang siswa yang terdiri dari OSIS dan anggota Palang Merah Remaja (PMR) juga didampingi 5 guru pendamping melakukan berbagai kegiatan peduli lingkungan yang ada di EMP Malacca Strait.

Kegiatan pertama yang dilakukan oleh siswa dan guru MTs Negeri Sungai Apit ini adalah mengunjungi tempat persemaian tanaman pantai (nursery laut) EMP Malacca Strait. Disini siswa mempelajari berbagai hal tentang tata cara pembibitan mangrove dan perwatannya. Jenis mangrove yang ada di nursery laut ini adalah api-api (Avicennia, sp), berembang, bakau (Rhyzophora, sp), temu, lenggadai, nyirih, nipah dan perepas. Siswa dan guru diajarkan cara membibit mangrove dan melakukan penanaman pohon bakau dipantai wilayah kerja EMP Malacca. Bapak Mansur (Environment Officer) menyampaikan betapa besarnya manfaat yang bisa kita rasakan ketika melakukan pelestarian terhadap mangrove dimana tumbuhan tersebut memberikan faedah besar bagi alam. Selanjutnya siswa mengunjungi Taman Kehati yang begitu indah dan rindang dengan ditumbuhi berbagai tumbuhan endemik seperi meranti, punak, mahang, dan berbagai jenis pohon lainnya. Selain itu rombongan siswa dan guru MTs Negeri Sungai Apit ini diajak untuk sama-sama menikmati hijau dan suburnya nursery darat yang merupakan wahana pembibitan pohon penghijauan dan konservasi pohon langka endemik. Berbagai jenis tanaman langka yang ada di Taman Kehati dibibit dengan baik. Nursery darat juga dipenuhi dengan berbagai tanaman obat-obatan, bunga-bungaan, dan tanaman khas pulau padang. Selanjutnya para siswa diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Misalnya melestarikan mangrove sebagai tumbuhan pesisir laut yang memiliki peran penting bagi biota laut dan pantai.

Dalam sambutannya, bapak Efrizal (SHE Superintendent) EMP Malacca Strait menyebutkan bahwa hutan mangrove sudah seyogyanyalah untuk terus dijaga kelestariannya, jangan sampai anak cucu kita nanti tidak lagi kenal dengan mangrove. Sejalan dengan hal itu Bapak Surya Dono (She Officer) menjelaskan bahwa hutan mangrove memberikan manfaat besar antara lain untuk mencegah instrusi air laut yakni  peristiwa perembesan air laut ke tanah daratan. Intrusi laut dapat menyebabkan air tanah menjadi payau sehingga tidak baik untuk dikonsumsi. Hutan Mangrove memiliki fungsi mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga dapat mencegah terjadinya Intrusi Air laut ke daratan. Mencegah erosi dan abrasi pantai
berupa pengikisan permukaan tanah oleh aliran air sedangkan abrasi merupakan pengikisan permukaan tanah akibat hempasan ombak laut. Hutan Mangrove memiliki akar yang efisien dalam melindungi tanah di wilayah pesisir, sehingga dapat menjadi pelindung pengikisan tanah akibat air. Hutan Mangrove sebagai pencegah dan penaring alami, tempat hidup dan sumber makanan berbagai jenis satwa, dan memiliki nilai eknomis sebagai tempat wisata.

Sementara itu, ketua rombongan Guru dan Siswa MTs Negeri Sungai Apit, Abdullah, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada manajemen EMP Malacca Strait SA yang telah menerima kunjungan rombongan MTs Negeri Sungai Apit dengan baik. Banyak hal yang bisa kami pelajari dari kunjungan ini, manfaat terbesarnya adalah siswa semakin merasa dekat dengan alam, kian cinta dengan lingkungan dan selalu terlecut hatinya untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Semoga mitra yang telah terjalin ini kan terus berlanjut dengan sumbangan berbagai benih positif yang akan menjalar dan merayapi fikiran siswa-siswi kami sehingga benar-benar merasakan besar dan agungnya ciptaan Tuhan yang harus terus dipelihara dan dijaga kelestariannya, ujar beliau sambil tersenyum.

0 komentar:

Posting Komentar