MTs
Negeri Sungai Apit melaksanakan
kegiatan peringatan Isra’ Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW pada hari Jumat, 13
May 2016 bertempat di halaman MTs Negeri Sungai Apit dimulai dari jam 08.00 WIB
sampai dengan selesai. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan
kependidikan serta siswa-siswi MTs Negeri Sungai Apit dan juga komite madrasah.
Kepala
MTs Negeri Sungai Apit, Hermalinda, S.Pd dalam sambutannya mengungkapkan bahwa
Menurut Al-Quran, Isra’ Mikraj berawal saat Nabi Muhammad SAW yang berada di
Mekkah didatangi oleh malaikat. Ia dibawa ke ‘Masjid terjauh’ yang dipercaya
sebagai Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Di situlah Nabi Muhammad SAW berdoa
bersama nabi-nabi dari masa yang sudah lampau. Pada saat yang sama, Nabi
Muhammad SAW diangkat ke surga dan ia berkesempatan untuk berbicara dengan
Allah. Karena itulah perayaan ini disebut Isra’ Mikraj. Mi’raj berasal dari
bahasa Arab yang berarti naik. Jadi, Mi’raj merupakan simbol dari naiknya Nabi
Muhammad SAW dari bumi ke langit ketujuh.
Peristiwa ini juga sangat penting bagi umat Islam karena dipercaya bahwa saat berada di sana Muhammad mendapat perintah salat lima kali dalam sehari. Beliau berharap agar melalui pelaksanaan Isra’ Mikraj ini siswa lebih rajin untuk melaksanakan shalat lima waktu secara berjamaah.
Sementara itu bertindak sebagai
penceramah adalah Bpk. Ustadz Rozali, S.Ag yang telah memberikan berbagai
nasehat buat siswa-siswi MTs Negeri Sungai Apit dan kita semua dimana menurut
beliau shalat hendaknya dilakukan dengan khusyuk dan tepat waktu, dengan
demikian, idealnya setiap Muslim tidak meremehkan apalagi meninggalkan sholat.
Namun dalam praktiknya hal ini tidak mudah, butuh kesungguhan dan kesabaran
dalam mendirikannya. Oleh karena itu, pahala sholat sangat luar biasa dan tidak
sepatutnya sholat yang didirikan tidak melahirkan kesholehan sosial, sebab
derajat terbaik tidak bisa digapai dengan hanya menjadi Muslim yang sholih,
tetapi juga mesti menjadi Muslim yang Muslih (mampu menjadi manusia yang
senantiasa melakukan perbaikan-perbaikan alias bermanfaat bagi maslahat
umat),tutup beliau mengakhiri tausyiahnya pagi itu. Semoga siswa-siswi MTs
Negeri Sungai Apit merupakan anak-anak yang soleh dan solehah serta berguna
bagi nusa, bangsa, dan agama.
